merindu sekeping kisah itu...

|

Senin, 26 Desember 2011

sekeping kisah itu..
bukan tentang sebuah tugas
tak hanya tentang amanah
atau indahnya ukhuwah
yang membuat merindu itu
tapi karena cinta
yang Ia tanamkan dalam hati ini
cinta..
karena aku cinta

tapi hidup mesti memilih
akanku abadikan cinta itu dalam bentuk apakah
melanjutkan, atau aku berkata silakan
hati meringis, terlalu banyak kenangan mengiringi
namun hati juga meringis, aku harus pergi
bagaimanakah

sejenak mengenang sekeping kisah itu... tertumpah pena hatiku dalam sebuah kumpulan kata, 27 Maret 2011:

Beginilah ceritanya..

Begini ceritanya, memang ceritanya begini. Kisah sabtu ahad 13 masjid megah alfurqan. Seperti itu ceritanya, memang ceritanya seperti itu. Lamanya beberapa bulan, keras bersiap untuk persiapkan, sabtu ahad 13 masjid megah alfurqan. Segala lelah pikiran, perasaan, tenaga, hingga bulir air mata itu berdesakan keluar, untuk 'keperluan' ribuan orang.
Tapi... seperti inilah indahnya, memang indahnya seperti ini, lengangnya masjid megah alfurqan kala sabtu ahad 13, sunyi mensunyikan, sepi, ribuan orang itu tak hiraukan. Tapi kita harus tetap cintakan, harus tetap cintakan, tetap cintakan. karena untuk merasakan manis, kita harus tahu bagaimana itu kepahitan.
Dan… indahnya luar biasa, luar biasa indahnya, kita juga mendapat pelajaran tambahan, tentang kesabaran, tentang keistiqomahan, tentang keyakinan!! akan sampai dimanakah kita berjuang?? Tak perlu lirik kiri lirik kanan, ketika kerabat lain tak indahkan, kita harus tetap maju ke depan!!! Sambil terus ingatkan kerabat yang lupakan. Tak lupa berikan senyuman, tanda kita cintakan disini bagaimanapun keadaan.
Maka... mari terus berjuang ramaikan, sabtu ahad 13 masjid megah alfurqan, dengan sebaik-baik pelayanan, meski banyak yang tak hiraukan, tetaplah kerluarkan senyuman, bagaimanapun didekati kepedihan. karena sudah ada yang siapkan, surga yang indah untuk kita pijakan. insya allah.

Beginilah ceritanya...


ya Rahman... ya Rahiim...
berikan yang terbaik untuk segalanya...

0 komentar:

Poskan Komentar